{"id":119,"date":"2020-11-06T19:57:57","date_gmt":"2020-11-06T10:57:57","guid":{"rendered":"http:\/\/tokisou.its-globaltek.com\/?p=119"},"modified":"2021-11-03T20:14:19","modified_gmt":"2021-11-03T11:14:19","slug":"unluckynumbers","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/blog\/kebudayaan\/unluckynumbers\/","title":{"rendered":"ANGKA TIDAK BERUNTUNG DI JEPANG"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Bergantung pada budaya dan kepercayaan agama di masing-masing negara, orang memiliki perspektif berbeda tentang angka keberuntungan dan angka sial. Di Jepang, ada beberapa nomor khusus yang seharusnya membawa keberuntungan tetapi ada juga beberapa nomor lain yang berusaha dihindari untuk disebutkan. Jadi angka apa itu? Mari kita cari tahu bersama!<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 12pt 0in; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Di Jepang, berakar dari kepercayaan bahwa selalu ada kekuatan, roh misterius berada di dalam setiap kata, orang dahulu mengira bahwa homofon tidak hanya tumpang tindih dalam pengucapan tetapi juga dalam roh. Oleh karena itu, beberapa angka yang memiliki pengucapan khusus akan dianggap membawa kemalangan dalam beberapa kasus khusus.<\/span><\/p>\n<p><img class=\"size-large wp-image-168 aligncenter\" src=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky1-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" srcset=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky1-300x200.jpg 300w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky1-768x512.jpg 768w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky1.jpg 1430w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<div><span style=\"font-size: 14pt;\"><span lang=\"VI\">Pertama, mari kita bicara tentang angka 4. Angka 4 dalam bahasa Jepang memiliki pengucapan &#8220;shi&#8221; yang homofon dengan kata \u6b7b &#8211; kematian. Itu sebabnya mereka menciptakan 2 cara untuk mengucapkan &#8220;4&#8221;: &#8220;shi&#8221; dan &#8220;yon&#8221;. Jika memungkinkan, orang akan berusaha menghindari penggunaan pengucapan yang mematikan itu.<\/span><\/span><\/div>\n<p><img class=\"size-large wp-image-170 aligncenter\" src=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky2-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" srcset=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky2-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky2-300x200.jpg 300w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky2-768x512.jpg 768w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky2.jpg 1429w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Sama halnya dengan angka 4, angka 9 memiliki pengucapan \u201cku\u201d yang mengingatkan kita pada kata \u201c\u82e6\u201d yang berarti sakit atau sengsara. Seperti angka 4, angka 9 juga memiliki 2 pengucapan yang berbeda: \u201cku\u201d dan \u201ckyu\u201d sehingga orang bisa memilih yang sesuai dengan keadaan masing-masing.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Di Jepang, di hotel atau gedung, Anda dapat dengan mudah menemukan kamar 103 di sebelah kamar 105, lantai 3 di sebelah lantai 5 atau tidak ada tombol 4 atau tombol 9 di dalam lift. Lihat bagaimana orang Jepang menghindari angka-angka sial ini!<\/span><\/p>\n<p><img class=\"size-large wp-image-171 aligncenter\" src=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky3-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" srcset=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky3-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky3-300x225.jpg 300w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky3-768x576.jpg 768w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky3.jpg 1430w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Tidak berhenti sampai disini, angka 4 atau 9 jika digabungkan dengan angka lain juga akan membuat angka baru yang pelafalannya berhubungan dengan arti yang kurang baik, misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-size: 14pt;\">42: \/ shi ni \/ &#8211; pengucapan yang sama dengan \u6b7b \u306b berarti &#8220;kematian&#8221;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 14pt;\">49: \/ shi ku \/ &#8211; pengucapan yang sama dengan \u6b7b \u82e6 berarti &#8220;penderitaan kematian&#8221;;\u59cb\u7d42 \u82e6 \/ shi ju ku \/ berarti &#8220;selalu kesakitan&#8221;;\u8f62 \u304f \/ hiku \/ berarti &#8220;menghancurkan&#8221;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 14pt;\">42-19: \/ shini iku \/ pengucapan yang sama dengan \u6b7b \u306b \u884c \u304f berarti &#8220;pergi untuk mati&#8221;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 14pt;\">42-56: \/ shini goro \/ pengucapan yang sama dengan \u6b7b \u306b \u3054 \u308d berarti &#8220;waktu untuk mati&#8221;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 14pt;\">4989: \/ shikuhakku \/ pengucapan yang sama dengan \u56db \u82e6 \u516b \u82e6 berarti &#8220;berada dalam kesulitan yang mengerikan&#8221;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 14pt;\">43: \/ shisan \/ pengucapan yang sama dengan \u6b7b\u7523 berarti &#8220;kematian janin&#8221;. Oleh karena itu, angka ini terutama tidak boleh digunakan di rumah sakit anak atau rumah bersalin.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Karena ada begitu banyak makna sial seperti di atas, Anda harus berhati-hati menggunakan angka-angka ini dalam situasi yang tepat. Lebih baik menghindarinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Di Jepang, banyak sekali orang yang tahu tentang agama Kristen atau beragama Kristen. Itulah mengapa angka 666 atau 13 dianggap sebagai angka sial. Mereka juga bertindak sangat hati-hati pada hari Jumat tanggal 13 yang dikenal sebagai &#8220;Jumat gelap&#8221; karena menurut mereka pada hari ini sangat mudah untuk menghadapi hal-hal yang tidak menguntungkan.<\/span><\/p>\n<p><img class=\"size-large wp-image-172 aligncenter\" src=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky4-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" srcset=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky4-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky4-300x169.jpg 300w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky4-768x432.jpg 768w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky4.jpg 1431w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<div><span lang=\"VI\" style=\"font-size: 14pt;\">Catatan kecil terkait masalah penggunaan angka di Jepang adalah uang pernikahan. Seperti yang kita semua tahu, bilangan genap adalah bilangan yang dapat dibagi, yang mengingatkan orang akan pemisahan pasangan. Oleh karena itu, ketika merayakan pernikahan, orang Jepang sering menghindari memberikan sejumlah uang yang terdiri dari digit pertama sebagai bilangan genap, dan memberikan pasangan pengantin sejumlah uang 5000 yen, 1 pria atau 3 pria yen untuk mendoakan pengantin wanita. dan pengantin pria hidup dengan bahagia satu sama lain selamanya, tidak pernah berpisah.<\/span><\/div>\n<p><img class=\"size-large wp-image-173 aligncenter\" src=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky5-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" srcset=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky5-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky5-300x200.jpg 300w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky5-768x512.jpg 768w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/unlucky5.jpg 1428w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">adi kita baru saja melihat secara umum angka-angka yang dianggap tidak beruntung di Jepang. Harap berhati-hati saat menggunakannya sehingga Anda dapat menghindari menyinggung orang lain secara tidak sengaja saat tinggal di negara ini. Di artikel selanjutnya, yuk cari tahu apa saja angka keberuntungannya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bergantung pada budaya dan kepercayaan agama di masing-masing negara, orang memiliki perspektif berbeda tentang angka keberuntungan dan angka sial. Di Jepang, ada beberapa nomor khusus yang seharusnya membawa keberuntungan tetapi ada juga beberapa nomor lain yang berusaha dihindari untuk disebutkan. Jadi angka apa itu? Mari kita cari tahu bersama! Di Jepang, berakar dari kepercayaan bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":174,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119"}],"collection":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":306,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119\/revisions\/306"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/174"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}