{"id":388,"date":"2022-08-23T12:10:51","date_gmt":"2022-08-23T03:10:51","guid":{"rendered":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/?p=388"},"modified":"2022-10-04T15:02:01","modified_gmt":"2022-10-04T06:02:01","slug":"apa-yang-harus-dilakukan-ketika-menjadi-korban-kdrt-di-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/blog\/artikel-informatif\/apa-yang-harus-dilakukan-ketika-menjadi-korban-kdrt-di-jepang\/","title":{"rendered":"Apa yang harus dilakukan ketika menjadi korban KDRT di Jepang?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Apa yang harus dilakukan ketika menjadi korban KDRT di Jepang?<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-678\" src=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F136-138_Memperpanjang-visa-dan-mengatasi-visa-kadaluarsa-1-300x300.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F136-138_Memperpanjang-visa-dan-mengatasi-visa-kadaluarsa-1-300x300.png 300w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F136-138_Memperpanjang-visa-dan-mengatasi-visa-kadaluarsa-1-1024x1024.png 1024w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F136-138_Memperpanjang-visa-dan-mengatasi-visa-kadaluarsa-1-150x150.png 150w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F136-138_Memperpanjang-visa-dan-mengatasi-visa-kadaluarsa-1-768x768.png 768w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F136-138_Memperpanjang-visa-dan-mengatasi-visa-kadaluarsa-1.png 1080w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Apa yang harus dilakukan ketika menjadi korban kekerasan keluarga di Jepang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Hidup di negara asing pada dasarnya sulit, tetapi bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hidup menjadi lebih sulit. Dalam beberapa tahun terakhir, dalam bahasa Jepang, frasa\u30d3\u30b6 DV (Visa DV \u2013 kekerasan dalam rumah tangga terkait dengan visa tinggal) telah muncul dalam bahasa Jepang, yang berarti bahwa suami\/istri Jepang sering membawa visa sebagai alasan untuk kekerasan dalam rumah tangga, mental atau bahkan ancaman. kehidupan orang asing. Jadi apa yang harus dilakukan ketika Anda menjadi korban dari situasi ini?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Untuk penegakan dan\/atau investigasi pertahanan, bukti adalah yang terpenting. Jadi pertama-tama kumpulkan bukti, mungkin ambil foto atau rekam rekaman audio perkelahian\/penyerangan itu lalu hubungi Badan Dukungan dan Konseling Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Nama) Jepang: \u914d\u5076\u8005\u66b4\u529b\u76f8\u8ac7\u652f\u63f4\u30bb\u30f3\u30bf\u30fc) tempat terdekat untuk mendapatkan dukungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Kondisi dasar untuk proses KDRT berdasarkan hukum Jepang adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u2013 Korban menderita luka fisik atau mengancam jiwa<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u2013 Ada cukup bukti untuk menunjukkan risiko terhadap nyawa atau bahaya fisik\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u2013 Ada cukup bukti untuk meminta Perintah Perlindungan Anak\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u2013 Ada cukup bukti untuk meminta Perintah Perlindungan Relatif\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u2013 Informasi kontak ke Badan Dukungan dan Konseling Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga terdekat (nama Jepang:\u914d\u5076\u8005\u66b4\u529b\u76f8\u8ac7\u652f\u63f4\u30bb\u30f3\u30bf\u30fc) atau polisi terdekat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Perintah Perlindungan Korban:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Berdasarkan kasus per kasus, pengadilan dapat membuat Perintah Perlindungan Korban KDRT. Perintah Perlindungan dapat mencakup hal-hal berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Larangan kontak korban: Melarang pelaku untuk menghubungi korban, muncul di tempat tinggal korban (kecuali juga tempat tinggal pelaku), tempat kerja dan seperti tempat lain dalam waktu 6 bulan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Larangan telepon atau lainnya meliputi: \u2013 Permintaan bertemu \u2013 Pernyataan bahwa pelaku menguntit korban \u2013 Tindakan atau kata-kata kasar atau vulgar \u2013 Menelepon dan diam, atau menelepon, faks, SMS, email terus menerus (kecuali untuk keadaan darurat) \u2013 Mengirim hal-hal yang membuat korban tidak nyaman dan menjijikkan seperti sampah atau hewan mati \u2013 Mencemarkan nama baik atau merusak kehormatan korban \u2013 Mengungkapkan atau mengirimkan kepada korban surat-surat, foto atau materi dengan konten cabul, cabul atau memalukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Larangan kontak dengan anak atau kerabat korban: di wilayah dan dalam jangka waktu yang ditentukan dalam angka 1 di atas\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Perintah Relokasi: mengharuskan pelaku untuk pindah dari tempat tinggal korban, dan tidak muncul di tempat tinggal korban selama 2 bulan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Pelanggar isi Perintah Perlindungan dapat dipenjara hingga 1 tahun atau denda hingga 1 juta yen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Kebijakan kesejahteraan sosial:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Tergantung pada status tempat tinggal, tingkat pendapatan atau kondisi lain, korban dapat menerima rezim kesejahteraan sosial berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Asuransi kesehatan Di Jepang, setiap individu diwajibkan untuk berpartisipasi dalam beberapa bentuk asuransi. Asuransi kesehatan dapat digunakan untuk mengunjungi fasilitas kesehatan bagi korban luka fisik. Selain itu, untuk menghindari pelaku mengetahuinya, korban dapat meminta perubahan alamat pada dokumen yang dikirimkan terkait jaminan kesehatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Rezim dukungan terkait pengasuhan anak Ini adalah rezim dukungan pengasuhan anak, yang dapat diterapkan pada ibu atau orang ketiga yang mengandung anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Modus Bantuan Hidup Termasuk dukungan keuangan serta bentuk lain seperti dukungan hidup, pendidikan dan dukungan kesehatan untuk membantu korban kekerasan dalam rumah tangga untuk menetap dan mencari pekerjaan. Rezim dukungan ini hanya berlaku bagi mereka yang tinggal secara legal di Jepang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Dimana untuk mendukung korban kekerasan dalam rumah tangga?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Setiap provinsi, kota, dan lokalitas di Jepang memiliki Badan Pendukung dan Konseling Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (nama Jepang: \u914d\u5076\u8005\u66b4\u529b\u76f8\u8ac7\u652f\u63f4\u30bb\u30f3\u30bf\u30fc) yang memberikan konseling, dukungan, perlindungan dan penyelamatan korban kekerasan dalam rumah tangga sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Konsultasikan atau rujuk lembaga konsultan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Konseling psikologis\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Memberikan perlindungan sementara yang menyelamatkan jiwa dalam situasi darurat kepada korban dan anggota keluarga lainnya\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Memberikan informasi dan bentuk dukungan lain sehingga korban dapat mengendalikan hidupnya\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Memberikan informasi dan dukungan lain tentang penegakan Perintah Perlindungan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Memberikan informasi dan bentuk lainnya bantuan tentang tempat penampungan untuk korban Lihat daftar lembaga di sini:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">https:\/\/www.gender.go.jp\/policy\/no_violence\/e-vaw\/soudankikan\/pdf\/center.pdf<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Tindakan bantuan\/dukungan sementara:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Selain konseling dan dukungan, Pusat Konseling Wanita (Jepang:\u3000\u5a66\u4eba\u76f8\u8ac7\u6240 ) juga menyediakan tindakan dukungan darurat bagi korban kekerasan dalam rumah tangga. Di sini, para korban dapat berlindung sementara dengan anak-anaknya, menyediakan tempat tinggal, makanan dan dukungan psikologis bagi para korban.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Mengenai status tempat tinggal korban asing:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Mengenai status tempat tinggal korban kekerasan, dalam hal mereka ingin memperpanjang masa tinggalnya atau mengubah status tempat tinggalnya, bahkan tanpa adanya kerjasama dari pelaku, korban. Anda masih dapat mengajukan permohonan perpanjangan visa. Dalam hal ini, Kantor Imigrasi terdekat harus dihubungi. Korban juga dapat mengubah status tempat tinggalnya jika ingin tetap tinggal di Jepang (mengasuh anak dengan orang Jepang).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Penting untuk dicatat bahwa korban asing harus menghubungi Departemen Imigrasi terdekat SEBELUM berakhirnya status kependudukan mereka. Jika status kependudukan berakhir tanpa kontak, korban dapat menjadi pelanggar hukum kependudukan Jepang dan tidak menerima dukungan dan rezim kesejahteraan sosial lainnya di Jepang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Namun, korban perdagangan manusia dilindungi dan akan mendapat dukungan dari kedutaan, otoritas imigrasi, kantor penasihat perempuan dan polisi. Hubungi agen-agen ini segera jika Anda adalah korban perdagangan manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Selain itu, kartu tempat tinggal adalah dokumen pribadi. Pelaku TIDAK BOLEH meminta korban untuk menyerahkan kartu domisilinya atau menyalin informasi di kartu domisili korban, meskipun keduanya masih dalam hubungan suami istri. Hubungi otoritas imigrasi untuk instruksi lebih rinci.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang harus dilakukan ketika menjadi korban KDRT di Jepang? Apa yang harus dilakukan ketika menjadi korban kekerasan keluarga di Jepang? Hidup di negara asing pada dasarnya sulit, tetapi bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hidup menjadi lebih sulit. Dalam beberapa tahun terakhir, dalam bahasa Jepang, frasa\u30d3\u30b6 DV (Visa DV \u2013 kekerasan dalam rumah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":678,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[20,21],"tags":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/388"}],"collection":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=388"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/388\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":680,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/388\/revisions\/680"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/678"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}