{"id":422,"date":"2022-08-23T13:39:54","date_gmt":"2022-08-23T04:39:54","guid":{"rendered":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/?p=422"},"modified":"2022-09-13T16:43:43","modified_gmt":"2022-09-13T07:43:43","slug":"memilah-sampah-di-jepang-tidak-pernah-semudah-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/blog\/artikel-informatif\/memilah-sampah-di-jepang-tidak-pernah-semudah-ini\/","title":{"rendered":"Memilah sampah di Jepang tidak pernah semudah ini"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Memilah sampah di Jepang tidak pernah semudah ini<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-583\" src=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F121_Memilah-sampah-300x300.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F121_Memilah-sampah-300x300.png 300w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F121_Memilah-sampah-1024x1024.png 1024w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F121_Memilah-sampah-150x150.png 150w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F121_Memilah-sampah-768x768.png 768w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F121_Memilah-sampah.png 1080w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Di Jepang, pemilahan sampah sebelum dibuang dilakukan dengan ketat dan aturan yang ketat. Sampah diklasifikasikan ke dalam kategori berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Sampah yang dapat dibakar (\u53ef\u71c3\u3054\u307f), sampah yang tidak dapat dibakar (\u4e0d\u71c3\u3054\u307f), sampah berukuran besar (\u7c97\u5927\u3054\u307f) dan sampah yang dapat didaur ulang (\u8cc7\u6e90). Dalam artikel hari ini, kami akan menunjukkan cara memilah sampah di Jepang dan kapan membuangnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Sampah yang dapat dibakar (\u53ef\u71c3\u3054\u307f)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Hal-hal seperti limbah ikan, sayuran (sisa makanan), kertas, pakaian, perlengkapan mandi, puntung rokok, dll. Dalam kasus Tokyo, Anda harus memasukkan sampah Anda ke dalam kantong plastik. direkomendasikan semi-transparan (Mengandung kalsium karbonat) dan diikat untuk mencegah baunya keluar. Jika Anda membuang sampah dengan ember plastik, ingatlah untuk segera mengembalikan ember tersebut setelah sampah dikeluarkan!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Sampah tidak boleh dibakar (\u4e0d\u71c3\u3054\u307f)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Barang-barang yang tidak boleh dimasukkan ke dalam insinerator seperti plastik, logam, gelas, keramik, karet, kulit, pisau, jarum atau bola lampu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Perhatikan bahwa dengan benda-benda berbahaya, Anda harus memasukkannya ke dalam kantong plastik transparan sehingga Anda dapat melihat dan membedakan barang-barang di dalamnya. Jarum dimasukkan ke dalam botol atau kaleng kemudian ditutup dengan lilin. Dengan bola lampu, bungkus dengan kertas dan tulis di luar sebagai &#8220;berbahaya&#8221;. Semprotan atau kaleng gas kecil bisa meledak sebelum dibuang, sebaiknya gunakan bor atau paku untuk melubangi agar tidak membahayakan orang lain.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Tempat sampah di Jepang sudah dibagi berdasarkan warna sehingga masyarakat dapat memilah sampahnya sesuai peraturan<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Sampah berukuran besar (\u7c97\u5927\u3054\u307f)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Barang-barang rumah tangga yang sudah tidak terpakai seperti furniture, peralatan listrik, sepeda saat dibuang akan dikenakan biaya dan perlu didaftarkan. Biaya berkisar dari 1.600 yen hingga lebih dari 5.000 yen. Hubungi kantor perusahaan pembuangan sampah untuk meminta mereka datang mengambil sampah. Saat pindah atau pulang, jika Anda memiliki banyak barang untuk dibuang, sebaiknya hubungi perusahaan ini lebih awal.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Sampah yang dapat didaur ulang (\u8cc7\u6e90)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Termasuk kotak kardus, pembungkus bersih, buku dan koran, dan nampan plastik untuk buah-buahan dan daging yang digunakan di supermarket, botol air PET yang bersih\u2026 Fitur yang perlu diperhatikan saat membuang jenis sampah ini adalah mencuci, menjaganya tetap bersih, mengeringkannya, jika itu buku, maka ikat dengan tali nilon. Meskipun agak melelahkan untuk membuang limbah ini, hal ini sangat berguna untuk pelestarian lingkungan dan perlindungan sumber daya alam.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Jadwal pembuangan sampah Jepang: Jadwal<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">pembuangan sampah harian di Jepang tergantung pada lokasi, tanggal dan waktu pembuangan masing-masing daerah, dari berbagai jenis sampah yang telah diklasifikasikan. Sampah yang dapat dibakar sekitar dua kali seminggu, sampah yang tidak dapat dibakar biasanya seminggu sekali. Orang asing di Jepang sering mengeluh tentang pemilahan dan pembuangan sampah yang sembarangan, yang membuat orang Jepang di sekitarnya tidak nyaman. Oleh karena itu, meskipun membutuhkan sedikit usaha, ingatlah untuk meluangkan waktu untuk membaca dengan cermat petunjuk klasifikasi sampah di wilayah Anda dan mencoba mengikuti aturan pembuangan sampah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Semoga artikel di atas memberi Anda informasi yang bermanfaat. Semoga kalian semua sehat dan sukses.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memilah sampah di Jepang tidak pernah semudah ini Di Jepang, pemilahan sampah sebelum dibuang dilakukan dengan ketat dan aturan yang ketat. Sampah diklasifikasikan ke dalam kategori berikut:\u00a0 Sampah yang dapat dibakar (\u53ef\u71c3\u3054\u307f), sampah yang tidak dapat dibakar (\u4e0d\u71c3\u3054\u307f), sampah berukuran besar (\u7c97\u5927\u3054\u307f) dan sampah yang dapat didaur ulang (\u8cc7\u6e90). Dalam artikel hari ini, kami akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":583,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[20,22],"tags":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422"}],"collection":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=422"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":584,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422\/revisions\/584"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/583"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=422"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=422"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=422"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}