{"id":439,"date":"2022-08-23T14:51:08","date_gmt":"2022-08-23T05:51:08","guid":{"rendered":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/?p=439"},"modified":"2022-09-29T11:28:51","modified_gmt":"2022-09-29T02:28:51","slug":"nenkin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/blog\/artikel-informatif\/nenkin\/","title":{"rendered":"Apa itu nenkin? Mengapa Anda harus membayar nenkin Anda?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Apa itu nenkin? Mengapa Anda harus membayar nenkin Anda?<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-603\" src=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F143-Apa-itu-Nenkin-300x300.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F143-Apa-itu-Nenkin-300x300.png 300w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F143-Apa-itu-Nenkin-1024x1024.png 1024w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F143-Apa-itu-Nenkin-150x150.png 150w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F143-Apa-itu-Nenkin-768x768.png 768w, https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/F143-Apa-itu-Nenkin.png 1080w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Pasti banyak dari Anda yang akan berangkat ke Jepang untuk bekerja di luar negeri atau akan pulang kampung memiliki pertanyaan yang sama: Apa itu Nenkin? Mengapa perlu membayar Nenkin? Dalam artikel hari ini, kami akan memberi Anda informasi dasar tentang Nenkin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Apa itu nenkin? Kenapa harus bayar nenkin?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Nenkin \u2013\u516c\u7684\u5e74\u91d1\u5236\u5ea6 (Kouteki nenkin seido) \u2013 adalah asuransi wajib yang harus diikuti oleh setiap warga negara yang tinggal dan bekerja di Jepang. Subjek Nenkin adalah orang-orang yang berusia antara 20 dan 59 tahun, tanpa memandang jenis kelamin, pekerjaan, atau kebangsaan. Oleh karena itu, meskipun Anda adalah orang asing yang datang ke Jepang untuk tinggal sebentar, Anda juga harus ikut serta dalam skema asuransi ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Alasan membayar nenkin<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Ketika peserta Nenkin menjadi tua, mencapai usia pensiun, dan tidak dapat bekerja lagi (setelah usia 65 tahun), mereka akan menerima pensiun untuk menopang kehidupan mereka. Asalkan orang tersebut memenuhi kewajiban untuk membayar Nenkin secara penuh sesuai dengan peraturan. Selain pensiun, sebelum usia 65 tahun, akan ada tunjangan lain (seperti tunjangan kematian\/cacat) jika Anda mengalami kejadian yang tidak terduga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Sebelum tahun 1994, pemerintah Jepang tidak memiliki kebijakan untuk orang asing, sehingga ketika pekerja asing pulang sebelum usia pensiun, mereka tidak akan memiliki kesempatan untuk menerima uang Nenkin kembali. Namun, setelah tahun 1994, pemerintah Jepang mengizinkan pekerja asing untuk menerima sebagian dari uang ini kembali ketika mereka kembali ke rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen yang diperlukan untuk menerima sebagian dari nenkin Anda kembali<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Prosedur untuk menerima kembali sebagian dari nenkin Anda<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Untuk mendapatkan sebagian dari uang kembali nenkin yang dibayar, Anda perlu menyiapkan dokumen yang diperlukan dan mengunduh serta mengisi aplikasi formulir untuk nenkin sesuai dengan instruksi serikat pekerja. Dokumen yang diperlukan antara lain:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Fotokopi paspor dengan 3 halaman: informasi pribadi, status kependudukan dan cap tanggal keberangkatan terakhir dari Jepang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Kertas berisi informasi tentang rekening bank penerima (dilampiri dengan stempel sertifikasi dari bank)\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Buku pegangan Nenkin \u2013 jika tersedia\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Permohonan pengembalian dana nenkin\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Setelah Anda menyiapkan semua informasi dan dokumen yang diperlukan, Anda perlu mengemasnya ke dalam parsel dan mengirimkannya ke alamat layanan pensiun Jepang seperti di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Setelah menyelesaikan prosedur cara mendapatkan nenkin kembali, dan mengirimkannya. Jika tidak ada kesalahan, maka 3-4 bulan kemudian uang akan otomatis ditransfer ke rekening bank. Dalam hal permohonan pemulihan nenkin salah atau informasi yang hilang, akan dikembalikan kepada orang yang melakukan prosedur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Juga, Anda perlu menyadari bahwa Anda harus berpisah untuk mendapatkan Nenkin dua kali. Yang pertama Anda akan mendapatkan sekitar 70% dari koin nenkin dan yang kedua Anda akan mendapatkan 20% lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14pt;\">Semoga artikel di atas bermanfaat bagi Anda yang sedang menjalani proses hidup dan bekerja di Jepang. Semoga kalian semua sehat dan sukses.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu nenkin? Mengapa Anda harus membayar nenkin Anda? Pasti banyak dari Anda yang akan berangkat ke Jepang untuk bekerja di luar negeri atau akan pulang kampung memiliki pertanyaan yang sama: Apa itu Nenkin? Mengapa perlu membayar Nenkin? Dalam artikel hari ini, kami akan memberi Anda informasi dasar tentang Nenkin. \u00a0 Apa itu nenkin? Kenapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[20,22],"tags":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/439"}],"collection":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=439"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/439\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":604,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/439\/revisions\/604"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wabisabi.media\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}